Post Top Ad

Post Top Ad

-0-

Selasa, 25 Juni 2013

Wamendikbud: FLS2N 2013 Bangun Kepribadian Peserta Didik

Pembukaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-6 di Lapangan Merdeka Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berlangsung meriah. Sejak pukul 15.00 WIB, Lapangan Merdeka sudah dipenuhi para peserta didik dari SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mengikuti pembukaan FLS2N. FLS2N dibuka Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho,  (17/6/2013).

Meskipun acara pembukaan berlangsung pada pukul 20.00 WIB, para peserta FLS2N memanfaatkan waktu dengan mengunjungi pameran pendidikan dan kebudayaan yang berada di lokasi Lapangan Medan Merdeka dan saling berkenalan dengan sesama peserta dari daerah lain serta saling berfoto untuk dokumen kenang-kenangan peserta.

"Kapan lagi saya bisa begini di Medan bertemu dengan teman-teman seluruh penjuru Indonesia kalau tidak di ajang FLS2N ini, dan saya bangga Indonesia kaya akan seni dan budaya," kata Agus, seorang peserta dari Jawa Tengah yang baru pertama kali ke Medan.

Menurut Ketua Umum Panitia Penyelenggara FLS2N, Mudjito, FLS2N diikuti sebanyak 4.479 peserta yang terdiri dari 2.838 siswa dan 1.741 pendamping. Mudjito yang juga Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Ditjen Dikdas Kemdikbud, mengatakan FLS2N 2013 mengambil tema "Karya Prestasi Siswa Untuk Kemilau Budaya Nusantara". FLS2N akan berlangsung sampai 22 Juni 2013. Para pemenang selain mendapatkan piagam dan medali juga hadiah lainnya yang disediakan panitia.

Acara pembukaan FLS2N diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ahmad Khoirin, Juara 1 lomba seni baca Alquran FLS2N 2012. Acara dilanjutkan dengan sambutan selamat datang oleh Walikota Medan, laporan Ketua Panitia. Kemudian dilanjutkan sambutan Gubsu Gatot Pujo Nugroho, sambutan Wamendikbud Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, yang sekaligus membuka FLS2N 2013 bersama Gubsu yang ditandai dengan memukul gordang sembilan, alat musik pukul khas Mandailing, Sumut. Acara Pembukaan ditutup dengan hiburan dengan menampilkan Group Band Wali. "Selamat berlomba, raih prestasi, dan terus majukan seni dan budaya bangsa Indonesia," pesan Wamendikbud.

Dalam kesempatan itu Gubsu Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannya mengungkapkan  penunjukan Kota Medan yang merupakan Ibukota Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah FLS2N tahun 2013 adalah merupakan penghormatan yang tinggi dari Kemendikbud RI dan bagi masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri atas kedatangan tamu-tamu penting dari seluruh penjuru tanah air.

Menurut gubernur dalam era keterbukaan saat ini tidak ada alternatif lain bagi bangsa kita untuk dapat berkompetisi dengan bangsa lain dalam berbagai aspek kehidupan kecuali dengan penyiapan Sumber Daya Manusia yang bermutu. “Jika tidak bangsa kita akan terus tertinggal oleh Negara Tetangga kita di lingkungan ASEAN yang sudah maju,” tegasnya, hari ini.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Gatot mengajak seluruh peserta untuk dapat meluangkan waktu disela-sela kegiatan yang begitu padat untuk berekreasi mengunjungi tempat wisata disekitar kota Medan seperti Istana Maimun, Mesjid Raya, Taman Penangkaran Buaya dan tempat kuliner yang terkenal dengan kelezatannya serta untuk dapat mengunjungi wisata di luar kota Medan antara lain Brastagi, Danau Toba, Pantai Cermin, Hill Park, Bukit Lawang dan tempat menarik lainnya.

Menurut Gubernur, negara yang berpotensi maju dan meninggalkan Negara lain untuk memenangkan persaingan di Era Globalisasi ini memiliki setidaknya satu kesamaan yaitu focus pada pendidikan dengan senantiasa meningkatkan kualitas serta aksesibilitas pendidikannya. Oleh karena itu FLS2N ini tidak hanya berorientasi pada kejuaraan akan tetapi esensinya terletak pada nilai pendidikan dengan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar (Learning Experience).

Selanjutnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI diwakili Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muslihar Kasim MSi mengatakan bahwa Pelaksanaan FLS2N yang ke-6 ini  selaras dengan pendidikan karakter yang digaungkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dimana banyak nilai karakter yang tertanam dalam diri siswa  diantaranya kejujuran, sportifitas, kerja keras, keuletan dan kesabaran yang harus dimiliki para juara.

“Bagaimana dia memiliki etika dan estetika sekaligus di dalam dirinya? Seni dan budayalah yang akan mendidik seperti itu. Dan FLS2N ini dalam rangka membangun sikap dan kepribadian anak didik,” kata Musliar Kasim dihadapan 4000 peserta pembukaan FLS2N 2013.

Wamendikbud menyatakan demikian karena dalam seni bisa dijumpai keindahan yang terlahir dari kedalam jiwa, yang bisa mengantarkan manusia memiliki sikap yang halus dan lembut. Demikian juga dengan kebudayaan yang tercipta dari akal dan budi manusia, bisa mengantar pada pembentukan kepribadian/akhlak mulia.

“Gubernur kita ini, beliau adalah sarjana teknik, bahkan sekarang sedang mengambil S3 dalam pembangunan wilayah. Saya yakin dan percaya bahwa bidang teknik yang bapak gubernur ambil pada saat S 1 itu mungkin tidak sampai 10 persen digunakan. Tapi justru yang digunakan bapak gubernur dalam keseharian adalah sikap yang terbentuk mulai kecil hingga dewasa. Misalkan sikap soal kedisiplinan, bagaimana menghargai orang lain, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa domain sikap amat perlu diberikan kepada anak. Jadi FLS2N ini salah satu tujuannya adalah untuk membangun sikap,” tambah Musliar Kasim.

Keragaman yang Menyatukan

Membincang seni-budaya, Indonesia merupakan negara-bangsa yang paling sempurna di dunia karena memiliki seni budaya yang luar biasa. Keragaman seni-budaya ini, merupakan modal persatuan dan kesatuan.

“Tidak banyak negara di dunia ini yang memiliki budaya yang selengkap Indonesia. Saya kira di Sumut ini, antara Tapanuli Selatan dengan Tapanuli Utara itu berbeda. Ada masing-masing tari yang memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Nah inilah keragaman budaya yang harus kita pupuk, karena negara kita ini, begitu didirikan sudah sepakat untuk mengatakan Bhineka Tunggal Eka. Kita memang beragam, tapi justru keragaman itu yang membuat kita bersatu. Jadi, kekayaan seni budaya ini harus kita syukuri bersama-sama,” tegas Musliar Kasim.

Karena itu, lanjut Musliar Kasim, kedatangan bapak-ibu di sini, mudah-mudahan tidak hanya untuk mengikuti lomba dan mendapatkan juara. “Tapi juga bagaimana kita bisa memberikan apresiasi kepada budaya orang lain agar bisa melahirkan rasa syukur bahwa inilah Indonesia yang kaya dengan budaya,” pungkas Musliar Kasim.

Peserta Festival terdiri dari siswa/I SD, SMP, Pendidikan khusus dan Layanan khusus, pendidikan dasar, SMA, SMK dan Pendidikan Menengah dari seluruh pelosok Indonesia serta para pendamping yang diperkirakan berjumlah 4479 orang berlangsung dari tanggal 17 s/d 22 Juni 2013.[\]






Daftar Juara FLS2N 2013 Kategori ABK (PKLK) Dikdas

Lomba Menyanyi Solo SDLB
  • Juara 1, Zelda Maharani (Skh YKDW 03 Kota Tangerang, Banten)
  • Juara 2, Claudia Fritsca (SLB Sri Mujinab, Riau)
  • Juara 3, Andri Saputra (SLBN Pinrang, Sulawesi Selatan)
  • Harapan 1, Eduardus Lindi (SLB-A Karya Murni Ruteng, NTT)
  • Harapan 2, Ervin Ramadhani Savitri (SLBN Pembina NTB)
  • Harapan 3, Eka Fajarini (SDLBN Bugih Pamekasan, Jawa Timur)


Lomba Melukis SDLB
  • Juara 1, Nursahid (SLB Karya Bakti, Jawa Tengah)
  • Juara 2, Akhiruddin (SLB Negeri Inhu, Riau)
  • Juara 3, Alfian Rahmadani (SLBN 1 Gunung Kidul, DIY)
  • Harapan 1, Marwa Fadila (SLB Dharmawanita, NTB)
  • Harapan 2, Sodikin (Skh Negeri 02 Kota Serang, Banten)
  • Harapan 3, Fakhrudin Ali (SDLB Sinar Harapan, Jawa Timur)


Lomba Cipta dan Baca Puisi SDLB
  • Juara 1, Sectiagany (SLBN Ciamis, Jawa Barat)
  • Juara 2, Yusro Fahri (SLBN Pelalawan, Riau)
  • Juara 3, Nur Aini ( SLB API Alam Pamekasan, Jawa Timur)
  • Harapan 1, Putrie Aura Hermawan (SLBN Binjai, Sumatera Utara)
  • Harapan 2, Yanoarius Yasentus Sarimah (SLB-A Karya Murni, NTT)
  • Harapan 3, A. Imron Rahadi (Skh Negeri 01 Kab.Tangerang, Banten)


Lomba Menyanyi Solo SMPLB
  • Juara 1, Urba Firmansyah (SMPLB-A YPAB, Jawa Timur)
  • Juara 2, Wendi Ardiansyah (SLB ABC Bina Bangsa, Jawa Barat)
  • Juara 3, Yuyun Wahyuni (SMPLB ABCD Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah)
  • Harapan 1, Shinta Uli Purba (SLB-A Karya Murni, Sumatera Utara)
  • Harapan 2, Risman Hari Winando (SMPLB Kota Sorong, Papua Barat)
  • Harapan 3, Yandi Katuuk (SLB-A Bartemeus Manado, Sulawesi Utara)


Lomba Melukis SMPLB
  • Juara 1, Rani Wijayanti (SLBN Wira Desa Pekalongan, Jawa Tengah)
  • Juara 2, Rudi Wahudin (SLB Wiyata Dharma 1 Tempel, DIY)
  • Juara 3, Agung Fadilah (SLBN Budi Utama Kota Cirebon, Jawa Barat)
  • Harapan 1, Bella Dessy Arta Maliha (SLB-B Pertiwi Ponorogo, Jawa Timur)
  • Harapan 2, Fadli Ilhami (SLBN Kota Bengkulu)
  • Harapan 3, Ana Fitriana Sari (SMPLB Negeri Musi Rawas, Sumatera Selatan)


Lomba Memainkan Alat Musik Modern SMPLB
  • Juara 1, Fakhry Rahmat Triadhy (SLBN Tanjung Pinang, Kep.Riau)
  • Juara 2, Atika Fina Wulandari (SMPLB Assyifa Umaimah, Riau)
  • Juara 3, Alex Paldata (SLB-A PRPCN Palembang, Sumatera Selatan)
  • Harapan 1, Fira Christianto Marvelouis (SLBN 1 Palangkaraya, Kalimantan Tengah)
  • Harapan 2, Septiandi Aldin (SLB Elsafan, DKI Jakarta)
  • Harapan 3, Kadek Diska Karina Dewinta Sukarja (SLBN Sambas, Kalimantan Barat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar