Post Top Ad

Post Top Ad

-0-

Rabu, 11 September 2013

OSN 2013 Wahana Strategis Pembentukan Generasi Berkepribadian

Sekitar 3.600 partisipan dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2013 yang digelar mulai Selasa (3/9/2013) hingga Sabtu (7/9/2013) di Kota Bandung. Partisipan terdiri dari peserta siswa SD, SD Luar Biasa, SMP, SMP Luar Biasa, SMA, SMA Luar Biasa, SMK, guru, pendamping, pembina dan juri.

Olimpiade Sains Nasional dapat menjadi salah satu wahana strategis untuk membentuk generasi yang selalu berusaha mengembangkan daya nalar, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Sehingga, hingga saatnya nanti, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang berkepribadian kokoh, kompetitif, dan mandiri.  

Demikian salah satu pesan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan Prof. Musliar Kasim, M.S yang dibacakan oleh Dr. Thamrin Kasman, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat menutup acara OSN, Bandung, Jawa Barat, Ahad malam, 9 Juni 2013.

Peningkatan mutu pendidikan, tambah Musliar, harus ditempuh dengan merealisasikan pendidikan yang berorientasi pada bagaimanan peserta didik mampu berkreasi dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. “Oleh karena itu, paradigma pendidikan yang mengedepankan peningkatan daya saing, kreativitas, serta berpikir kreatif harus diaplikasikan dalam setiap langkah pengembangan ke depan,” ujarnya.

Musliar mengucapkan selamat kepada peserta yang meraih juara. Bagi yang belum juara, ia berpesan agar mereka menjadikan OSN sebagai ajang memacu prestasi di masa depan. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan panitia yang telah mensukseskan OSN 2013.

Para peserta OSN 2013 akan mengikuti berbagai kompetisi sains murni maupun terapan dari cabang ilmu Matematik, IPA, Biologi, Fisika, Kimia, IT (komputer), Astronomi, Geografi, Ekonomi dan Bisnis.

"OSN merupakan salahsatu agenda tahunan penting yang secara konsisten dilakukan secara bergiliran di berbagai daerah. Tujuannya untuk menumbuh kembangkan kecintaan siswa dan guru terhadap ilmu pengetahuan yang kemudian akan bermanfaat untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa," ujar Achmad Jazidi, Dirjen Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam acara Pembukaan OSN 2013 di Sasana Budaya Ganesa, Jalan Tamansari, Selasa (3/9/2013).

Kegiatan ini juga untuk menyiapkan generasi emas, di mana siswa terbaik dan terpilih ini akan juga mengukuti kompetisi sains di tingkat internasional.

"OSN adalah upaya yang tidak terpisahkan untuk memanfaatkan bonus demografi Indonesia. Dengan bekal ilmu pengetahuan, kita meyakini akan melahirkan generasi emas yang lahir dengan kreasi dan inovasi untuk membangun bangsa," katanya.

OSN 2013 merupakan OSN yang ke-12 yang diselenggarakan Kemendikbud. Ini merupakan tahun pertama penyelenggaraan OSN di Kota Bandung.

"Pada OSN 2013 ini juga merupakan tahun ke-3 unsur guru diikutsertakan dalam lomba Matematika, Fisika dan Biologi," tutur Achmad.

Pembukaan OSN 2013 ini ditandai dengan membunyikan angklung yang dilakukan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan Musliar Kasim, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dan Dirjen Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Achmad Jazidi.

Sebelumnya, tampil membuka acara pembacaan ayat suci Al Quran oleh penyandang tuna netra, serta Tari Merak yang dibawakan oleh 3 siswa SLB Nasional Cicendo Kota Bandung yang menyandang tunarungu.


Daftar Pemenang OSN 2013 Kategori ABK (PKLK Dikdas):
Cerdas Cermat MIPA SDLB/Inklusif Tunanetra
  • Juara 1, Hafid Riski Barokah [SDLBN Lamongan, Jawa Timur]
  • Juara 2, Skolastika Suryati Alus [SLB-A Karya Murni Ruteng, NTT]
  • Juara 3, Hikmatullah [SKh Al Khairiyah, Banten]
  • Harapan 1, Hirna Liati [SLB A YPTN Mataram, NTB]
  • Harapan 2, Dani Abdullah Sani [SLBN Dumai, Riau]
  • Harapan 3, Anisa Widiastuti [SLB A Yaketunis, Yogyakarta]


Cerdas Cermat MIPA SMPLB Tunanetra
  • Juara 1, Andri Bagus Sugiarto [SLB A YPAB Surabaya, Jawa Timur]
  • Juara 2, Elsi Ramadhani [SMPLB Sawah Lunto, Sumatera Barat]
  • Juara 3, Agung Pamuji [SMPLB-A YKAB, Jawa Tengah]
  • Harapan 1, Salahudin [SLB A Perwari Kuningan, Jawa Barat]
  • Harapan 2, Abdul Mukti [SKh Al Khairiyah, Banten]
  • Harapan 3, Taufik Rahmadi [SLB A Yakatunis, DI Yogyakarta]


Olimpiade Matematika SDLB/Inklusif Tunarungu, Tunadaksa, dan Autis
  • Juara 1, Akbar Hariansyah [SLBN Toli-toli, Sulawesi Tengah]
  • Juara 2, Fathur Rozi [SLB B Karya Bakti, Jawa Tengah]
  • Juara 3, Galih Lintang Riyanto [SDLB Negeri Bendo, Jawa Timur]
  • Harapan 1, Fahmi Arifin [SDLB Dumai, Riau]
  • Harapan 2, M. Syauqi Anas [SDN 07 Silang Bawah Padang, Sumatera Barat]
  • Harapan 3, Hanifaturohmah [SKh Negeri 01 Tangerang, Banten]


Olimpiade IPA Siswa SDLB/Inklusi Tunarungu, Tunadaksa, dan Autis
  • Juara 1, Shaumadhani Galih Pradana [SLB B Karya Bakti, Jawa Tengah]
  • Juara 2, Rahmad Nurdiyansah [SDLB N Bireuen, Aceh]
  • Juara 3, Rizki Andika Ramadhani [SLB Autis Bima Padang, Sumatera Barat]
  • Harapan 1, Nanda Andriansyah [SLBN Kab.Tebo, Jambi]
  • Harapan 2, Ahmad Fairuz Mahardika [SD Kartini, Kep. Riau]
  • Harapan 3, Alfina Damayanti [SLB Marsudirini Putra 3 Sanden, DIY]


Olimpiade Matematika SMPLB Tunarungu, Tunadaksa, dan Autis
  • Juara 1, Deriantus Evan Tevi [SLBN Benpasi, NTT]
  • Juara 2, Bahrias Almas F [SMPLB D YPAC, Jawa Tengah]
  • Juara 3, Teguh Andriansyah [SMPLB Bakti Wanita, Jawa Timur]
  • Harapan 1, Vanesa Warbung [SLB B Dama GMIM Tomohon, Sulawesi Utara]
  • Harapan 2, Jimmy Antoni [SLB Sri Mujinab, Riau]
  • Harapan 3, Nur Hafizah Maulida [SMPLB YPLB Banjarmasin, Kalimantan Selatan]


Olimpiade IPA Tingkat SMPLB Tunarungu, Tunadaksa, dan Autis
  • Juara 1, Amelia [SLB BF Mandara, Sulawesi Tenggara]
  • Juara 2, Nurul Huda [SMPLBN Pembina Aceh Tamiang, Aceh]
  • Juara 3, Galuh Dea Nadira [SMPLB B Pangudi Luhur, DKI Jakarta]
  • Harapan 1, Resi Dwi Thawasa [SKh Negeri 01 Tangerang, Banten]
  • Harapan 2, Qomariyatul Kiptiyah [SMPLB BCD YPAC Jember, Jawa Timur]
  • Harapan 3, Elvin Ferdian [SLBN Pembina, Riau]


IT (komputer) SMPLB/Inklusif Tunarungu, Tunadaksa, dan Autis
  • Juara 1, Taga Mega Anggayo [SLB AB Yayasan Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Jawa Timur]
  • Juara 2, Bayu Eka DPW [SLBN 1 Palangkaraya, Kalimantan Tengah]
  • Juara 3, Dimas Rahmat [SLBN Kota Gajah, Lampung]
  • Harapan 1, Diana Ariningtyas [SLBN Bantul 1, DI Yogyakarta]
  • Harapan 2, Ari Pratama [SLBN Singkawang, Kalimantan Barat]
  • Harapan 3, Timotius Geraldy Lukman [SMP BPI 1 Bandung, Jawa Barat]


Kewirausahaan SMPLB/Inklusif Tunarungu, Tunadaksa, dan Autis
  • Juara 1, Hani Puji Astuti [SMPLB YPAC Solo, Jawa Tengah]
  • Juara 2, Rosadi [SKh Negeri 01 Tangerang, Banten]
  • Juara 3, Miranti Ibtiya Desti [SMP Adhi Aksa 1 Jambi]
  • Harapan 1, Sutrisno [SMPLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Aceh]
  • Harapan 2, Isabel Marybethy [SMP Negeri 4 Batam, Kepulauan Riau]
  • Harapan 3, Yulia [SLB Widya Karya, Kalimantan Timur]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar