Post Top Ad

Post Top Ad

-0-

Rabu, 01 Januari 2014

Lomba Menulis-3 tingkat Nasional tahun 2014 tentang ABK, PLK dan Pensif

Dengan bangga, dalam rangka peningkatan pelayanan Pendidikan Khusus (PK) dan Pendidikan Layanan Khusus (PLK), maka Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar (Dit.PPK-LK Dikdas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk ketiga kalinya mengadakan "Lomba Menulis PK-PLK tingkat Nasional tahun 2014" tentang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Pendidikan Layanan Khusus (PLK) dan Pendidikan Inklusif (Pensif) yang ditujukan kepada wartawan (cetak/ online/ elektronik), pelajar/mahasiswa dan masyarakat umum.

Agar sesuai dengan tema yang dimaksud di atas maka peserta harus membaca/ memahami tentang siapa saja yang disebut ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) yaitu anak yang mesti dilayani pada PK-PLK sesuai dengan amanat UU Sistem Pendidikan Nasional No.20/2003 Pasal 32 Ayat 1 tentang Pendidikan Khusus (PK) dan Pasal 32 Ayat 2 tentang Pendidikan Layanan Khusus (PLK), silahkan KLIK: Tentang PK-PLK



KRITERIA PENILAIAN

Karya jurnalistik akan dinilai berdasarkan kriteria:
1. Muatan Inspirasi (Inspiratif)
2. Objektivitas dan keberimbangan
3. Kedalaman dan kelengkapan
4. Akurasi
5. Cara penyampaian

PETUNJUK TEKNIS, SYARAT dan KETENTUAN PENGIRIMAN:

1. Seluruh karya tulisan pelajar/mahasiswa, wartawan dan masyarakat umum berupa artikel/opini/feature maupun "berita-feature" (berita berkisah, dan bukan berita biasa) telah termuat di media cetak (koran/ tabloid/ majalah) di daerahnya masing-masing, dan dipublikasikan di media online/blog pada periode terbit/tayangan Januari 2013 hingga Juni 2014.

2. Karya penulisan bisa dikirim 1-15 (satu hingga lima belas) judul naskah. Namun juri hanya mengambil salah satu karya naskah terbaik dari masing-masing peserta lomba.

3. Karya tulis yang dimuat di media massa tersebut merupakan guntingan kliping lengkap yang di-photo copy, berikut tercantum nama media penerbit, halaman terbitan dan tanggal terbitan dengan rapi dan jelas terbaca, hal ini sebagai bukti karya penulisan peserta yang telah dimuat di media massa.

4. Bagi artikel yang pernah ditayangan di media online (website atau blog) cukup di-print sesuai dengan halaman media online tersebut dengan melampirkan “alamat link” media online tersebut.

5. Sedangkan peserta yang memiliki artikel/opini/feature yang belum pernah dimuat/ belum sempat dimuat di media lokal, bisa mengirimkan karyanya kepada panitia namun tetap orisinil dan bukan jiplakan tulisan milik orang lain. Hanya saja, bagi peserta yang naskahnya termuat di media cetak lokal atau nasional dengan mengirimkan bukti klipingan media tersebut maka akan memperoleh langsung point plus oleh dewan juri.

6. Setiap peserta wajib mengirim salinan karya penulisan tersebut berupa file teks microsoft word. Masing-masing karya penulisan mencantumkan pada bagian atas judul naskah, berupa:
  • nama media massa yang menayangkan naskah tsb,
  • tanggal terbitan media cetak/ tayangan pada media online,
  • halaman yang memuat naskah tersebut,
  • nama penulis/peserta,
7. Selain itu, data-data di atas dimasukan ke dalam CD beserta data pelengkap lainnya, yaitu:
  • Scan identitas diri peserta (KTP/SIM/ Kartu Pelajar/Mahasiswa),
  • Profesi peserta kini (yang diketik di Ms-Word),
  • Asal media/ institusi peserta bekerja/ lembaga pendidikan (yang diketik di Ms-Word),
  • Nomor ponsel peserta (yang diketik di Ms-Word).
  • File jpeg pas foto diri peserta terbaru (ukuran 4x6 cm atau ukuran poscard resolusi/DPI 300),
  • Alamat lengkap domisili peserta (yang diketik di Ms-Word),
  • Email peserta (yang diketik di Ms-Word),
  • Nomor rekening bank peserta + nama bank + alamat cabang bank, yang diketik di Ms-Word (kesalahan mencantumkan nomor rekening bank merupakan tanggung jawab peserta itu sendiri)
  • Salinan naskah-naskah lomba tersebut yang diketik di Ms-Word.
Bila syarat point 6-7 ini tidak dikirim, maka materi lomba yang dikirim dari peserta tersebut akan didiskualifikasi.

8. Kemudian kirimkan ke panitia lomba beserta photo copy guntingan kliping (tidak perlu kliping asli) ke dalam amplop coklat (ukuran A4/ F4/ Folio). Sementara untuk naskah yang ditayangan di media online cukup di-print sesuai dengan halaman media online tersebut.

9. Karya jurnalistik dikirim cap pos atau mengirim langsung mulai 1-15 Juli 2014 dengan amplop coklat (ukuran A4/ F4/ Folio) yang mencantumkan tulisan pada bagian kiri-atas amplop: LOMBA TULIS PK-PLK 2014.

10. Artikel atau materi yang dilombakan diatas dipastikan oleh peserta tidak akan berbenturan dengan hak paten/hak siar/hak publikasi dari pihak lain. Dan apabila dikemudian hari ada tuntutan dari pihak lain, maka hal itu menjadi tanggung jawab peserta, dan tidak dapat dilimpahkan kepada juri atau panitia ataupun Dit.PPK-LK Dikdas.
 

Alamat pengiriman (klik):
Kepada Panitia Lomba Penulisan Jurnalistik.
Subdit Program dan Evaluasi.Direktorat PPK-LK DIKDAS, Kemdikbud.
Jl Raya Fatmawati, Cipete.Jakarta Selatan.


HADIAH:

• Juara I : Rp. 6.350.000 dan 1 buah laptop
• Juara II : Rp. 5.200.000
• Juara III : Rp. 4.100.000
• 6 Tulisan Favorit masing-masing : Rp. 500.000
seluruh hadiah dipotong pajak

Nama pemenang akan diumumkan pada website www.pk-plk.com, para pemenang juara pertama, kedua, dan ketiga akan diundang pada acara Gebyar Lomba PK-PLK Pendidikan Dasar untuk penyerahan hadiah pada pertengahan bulan November 2014. Hasil penulisan terbaik akan diarsipkan secara online; dibukukan; ataupun diterbitkan di media Dit.PPK-LK Dikdas Kemdikbud.[\]

11 komentar:

  1. di atas ada untuk wartawan cetak/online/elektronik, nah untuk wartawan elektronik (TV lokal) gimana? apa mengirim bukti tayang dengan CD?

    BalasHapus
  2. Boleh saya share info perlombaan ini di lombaapasaja?

    BalasHapus
  3. Untuk naskah yang ditayangkan pada media online, apakah boleh dengan postingan tulisan yang ada pada blog pribadi?

    BalasHapus
  4. anwar pontv: peserta dari TV Lokal bisa ikutan mungkin TV tersebut memiliki web sendiri.

    Astri Damayanti: postingan diblog pribadi, kompasiana ataupun blog sekolah diperbolehkan asalkan karya sendiri dan bukan saduran dari posting sana-sini :) namun juri lebih senang postingan tersebut masuk ke media massa atau media online yang institusinya sudah kredibel mata masyarakat. Karena di dalam media massa/online itu telah memiliki redaksi sendiri, shg tulisan kita yang layak, pastinya sudah mereka edit... dan diterbitkan/ditayangkan pada media tsb.

    taufik rachman: silahkan dishare ke twitter, fesbuk atau media sosial lainya... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. apakah ada contac person yang bisa dihubungi :)

      Hapus
  5. manteep bisa ikutan nih....:)

    BalasHapus
  6. Dear Admin,
    Ask

    Mengenai tata tulis, jumlah peserta(individu/kelompok), hanya sekedara ide atau sudah implementasi??

    makasih

    BalasHapus