Post Top Ad

Post Top Ad

-0-

Selasa, 02 Agustus 2016

NTB Juara O2SN 2016 Kategori ABK

Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi Juara Umum pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) kategori Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tahun 2016.  Ajang ini diikuti sebanyak 408 siswa ABK mulai dari jenjang SDLB, SMPLB dan SMALB se-Indonesia sejak tanggal 24-30 Juli 2016 di Serpong, Banten.

NTB memperoleh 4 mendali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Urutan kedua diraih oleh Provinsi Jawa Barat dengan perolehan 2 emas dan 1 perak. Posisi ketiga diraih oleh Jawa Timur dengan 2 emas dan 1 perunggu.

Provinsi diposisi ke IV dengan 1 emas saja direbut oleh Kalteng, Sulut, Bali dan Kalsel. Kemudian posisi ke V diraih oleh NTT dengan 1 perak dan 3 perunggu. Posisi ke VI dari Provinsi Jawa Tengah dengan 1 perak dan 2 perunggu. Dua provinsi menduduki posisi ke VII Kalbar dan Sumsel yang meraih 1 perak dan 1 perunggu.

Sementara diposisi ke VIII hanya 1 perak diraih oleh enam provinsi yaitu Riau, Maluku, Gorontalo, Sumut, Banten dan DIY. Sedangkan tiga provinsi berada diposisi akhir memperoleh 1 perunggu sana yaitu Jambi, Maluku Utara dan Papua.

Pada jenjang SDLB diperlombakan Lari 80 meter Putri SDLB, Bulu tangkis Putra SDLB, dan Bocee Putri SDLB. Pada jenjang SMPLB diperlombakan Lari 100 meter Putri SMPLB, Balap Kursi Roda Putra SMPLB, Bulu Tangkis Putra/i SMPLB, dan Bocee Putri SMPLB. Sementara jenjang SMALB diperlombakan Lari 100 meter Putri SMALB, Balap Kursi Roda Putra SMALB, Bulu Tangkis Putra/i SMALB, dan Bocee Putri SMALB.

Satu lomba yang menggabungkan tiga jenjang pendidikan antara SDLB, SMPLB, SMALB adalah Lomba Catur Putra dan Putri.

Penyelenggaraan O2SN dimaksudkan untuk menggali potensi siswa di bidang non akademik khususnya di bidang olahraga dan memberikan dorongan, sehingga timbul motivasi yang kuat untuk mampu beraktualisasi diri dan bersaing secara sehat dalam mencapai puncak prestasi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki setiap siswa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi tolok ukur keberhasilan pendidikan olahraga di Sekolah Luar Biasa (SLB)/Sekolah Khusus.

Kegiatan O2SN merupakan upaya sistematis untuk meletakkan fondasi dan tradisi keunggulan di bidang olahraga bagi siswa.Kita telah menunjukkan supremasinya kepada dunia di bidang sains dan matematika dan berharap juga dapat menunjukkan supremasinya dalam bidang olahraga. Pendidikan tidak hanya menjadikan manusia yang cerdas tetapi juga menginginkan manusia yang tangguh, segar, bugar baik fisik maupun jiwanya.

Keikutsertaan siswa dan para guru pada O2SN juga dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka dapat saling mengenal dan memahami perbedaan satu sama lain yang akan menggugah kesadaran bahwa Indonesia merupakan negara yang berbhinneka tunggal ika, dan diharapkan ketika berlaga di tingkat internasional akan bersatu untuk menunjukkan supremasinya di bidang olahraga.

Pelaksanaan O2SN bertujuan untuk:

1. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak peserta didikSekolah Luar Biasa (SLB)/Sekolah Khusus (SKh) dalam bidang olahraga sebagai bagian dari pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan melalui persaingan yang sehat dan sportif.

2. Meningkatkan motivasi, minat, bakat dan kecintaan peserta didik ABK terhadap olahraga.

3. Meningkatkan kesegaran jasmani dan pembentukan kondisi fisik untuk pembelajaran pendidikan jasmani adaptif peserta didikSekolah Luar Biasa (SLB)/Sekolah Khusus (SKh) yang kuat.

4. Meningkatkan sikap toleransi, empati, kompetitif dan sportifpeserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB)/Sekolah Khusus (SKh).

5. Melahirkan bibit-bibit olahragawan ABK potensial yang dapat dibanggakan di masa depan.

Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan O2SN adalah
1. Terwujudnya kemampuan dan keterampilan gerak, serta meningkatnya motivasi, minat, bakat dan kecintaan peserta didik ABK terhadap olahraga.

2. Terwujudnya rasa cinta peserta didik ABK terhadap pendidikan jasmani adaptif dan pembentukan kondisi fisik siswa yang kuat.

3. Terwujudnya sikap toleransi, kompetitif dan sportifpeserta didikSekolah Luar Biasa (SLB)/Sekolah Khusus (SKh) yang lebih meningkat dalam bidang olahraga.

Tahun ini ada sebanyak 4.126 siswa dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, dan PKLK di seluruh Indonesia mengikuti O2SN dengan mengusung tema 'Generasi Sportif, Bangsa Produktif'.

"Dengan tema yang diangkat pada tahun ini, diharapkan O2SN dapat menjadi wadah bagi pembinaan siswa untuk mencapai sebuah pembentukan sikap sehat, jujur dan arif pada setiap peserta," ujar Anies Baswedan.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu menyebut, O2SN menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan potensi dan kreativitas dalam dirinya. Ajang ini juga mampu membentuk karakter yang berkepribadian, dan menghasilkan bangsa yang produktif dalam menciptakan insan sehat, cerdas, dan berbudi pekerti luhur.

"O2SN adalah ajang untuk menunjukkan sikap sportivitas serta prestasi yang terbaik karena para peserta lomba yang hadir adalah juara yang telah berhasil mewakili daerah masing-masing. Serta tunjukkan bahwa kita memiliki generasi baru Indonesia yang bisa dibanggakan," paparnya.

Peserta O2SN pada jenjang SD diikuti 714 siswa, SMP 1.156 siswa, SMA 816 siswa, SMK 1.032 siswa, dan PKLK 408 siswa (ABK).***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar